Jumat, 28 Desember 2012

Happy New Year for Islam



Wahai saudaraku yang mencintai Sunnah, semoga Allah Azza wa Jalla selalu melimpahkan Rahmat-Nya pada kita semua. Adalah sudah menjadi kewajiban kita, yakni selaku seorang Muslim, untuk selalu mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu Wata 'ala disetiap tempat, dan disetiap keadaan.
Hukum Islam berkaitan dengan perayaan atau menyambut Tahun baru Masehi, yang kami angkat dari fatwa-fatwa Ulama, yang tak diragukan lagi ke-Istiqomahannya didalam menegakkan Al-Qur’an dan As-Sunnah Nabawiyah yang shohiih didalam kehidupan mereka.
Mereka para Ulama-ulama yang tergabung di dalam Komite Permanen untuk Penelitian Islam dan Fatwa yang berdomisili di Saudi Arabia, atau yang dikenal dengan Al-Lajnah Ad-Daimah Lil Buhuts Ilmiah wal Ifta, diketuai oleh Syaikh 'Abdul-'Aziz bin 'Abdullaah bin Muhammad aalus-Syaikh, dengan Wakil Ketua Syaikh 'Abdullaah Ibnu 'Abdur-Rahmaan al-Ghudayyaan, yang beranggotakan Syaikh Saalih bin Fauzaan al-Fauzaan serta syaikh Bakar bin 'Abdullaah Abu Zaid telah mengeluarkan fatwa-fatwa mengenai Hukum Islam dalam Perayaan atau Menyambut tahun Baru Masehi, karna mereka (para ulama tersebut) melihat hal ini amatlah urgen dijaman sekarang ini, dimana kita ketahui saat ini, telah terjadi pen-campur-adukan antara al-haq dan al-batil atas kebanyakan orang.
Dan terlihat dengan jelas segala upaya yang dilakukan oleh musuh-musuh Islam, untuk menghilangkan kebenaran islam, dan memadamkan cahayanya, sebagai bentuk menjauhkan kaum muslimin dari agamanya serta menghilangkan jalan yang memungkinkan untuk kembali pada Dienul Islam yang haq. Selain itu, marak sekarang ini propaganda, dalam upaya memperburuk citra Islam, dengan melakukan kebohongan-kebohongan atasnya, yang dimaksudkan untuk menghalangi seluruh manusia dari jalan Allah dan dari beriman kepada wahyu yang diturunkan atas Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam.
Sungguh saudaraku, banyak sekali, dalil-dalil dari al Kitab dan as-Sunnah, serta atsar-atsar yang shahih (dari Sahabat dan lainnya), yang melarang kita kaum muslimin untuk menyerupai orang-orang kafir, di dalam hal yang menjadi ciri, dan kekhususan mereka. Salah satunya yakni menyerupai mereka (orang-orang kafir) dalam festival hari-hari besar, dan pesta-pesta mereka.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar